Perpisahan angkatan 2016 di SMA NEGERI 1 BANJAR, tanggal 16 Mei 2016. Hati dan perasaan ini campur aduk karena akan berpisah dengan sabahat - sabahat terbaikku, tiga tahun lamanya aku bersama kalian semua. Mengajarkanku apa artinya persahabatan dan kekeluargaan di dalam kelas, aku di tunjuk untuk menjadi seorang ketua kelas. Tanggung jawabku sangatlah besar karena untuk menjaga ketenangan dan nama baik kelas ini, banyak sekali cerita saat masih berseragam putih abu. Aku tidak menyangka bisa masuk ke sekolah favorit ini, karena latar belakangku waktu masih duduk di bangku SMP punya catatan merah. Alhamdulillah dengan izin Allah SWT, aku masuk ke SMA ini dengan hati gembira. Aku dan teman - temanku mengikuti MOPD yang di selenggarakan panitia OSIS, kegitan itu berlangsung selama satu minggu, kegiatan itu juga sangat melelahkan dan banyak sekali menyita waktu. Tapi dengan ada kegiatan itu aku, bisa berinteraksi dengan teman baruku. Satu minggu kemudian akan di adakan kegiatan malabar pramuka kemping, di bentuk perkelompok untuk mendirikan tenda dan kerja sama. Di sini awalnya aku harus bisa tanggung jawab dengan kelompok, menurutku ini merupakan pendidikan melatih mental. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, banyak sekali kenangan yang tidak bisa di lupakan buatku ini adalah pelajaran berharga saat berseragam putih abu. Dua hari kemudian aku mulai belajar efektif, dan dalam kegiatan belajar mengajar jujur saja aku kaget banget di SMA belajar itu harus serius dan cekatan. Aku yang dulunya SMP jarang masuk sekolah sangat kaget dengan pelajaran di SMA, satu semester aku peringkat ke 20 dari 27 siswa jelas ini prestasi yang jelek. Aku mencoba bangkit dan melupakan semua pergaulan yang negatif mulai dari keluyuran setiap malam, di semester dua aku mulai bisa adaptasi dengan pelajaran di SMA dan mulai aktif. Alhamdulillah aku bisa masuk 11 besar, perjuangan yang tidak sia - sia demgan usaha dan kerja keras menghasilkan sesuatu yang membanggakan tersendiri. Aku naik kelas 11 di sana aki semakin bersemangat untuk belajar dengan lebih maksimal lagi, tidak heran kalau aku masuk 10 besar Alhamdulillah kerja kerasku ini sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang cukup membanggakan. Orang tua pun merasa senang karena aku bisa bangkit dan menjauhi pergaulan yang negatif, aku senang bisa berada di SMA NEGERI 1 BANJAR ini siswa siswinya itu sangat rajin dan pintar saingannya juga berat. Di semester dua aku masuk lima besar sebuah prestasi yang sangat membanggakan aku bisa sampai seperti ini, dengan latar belakang yang merah aku bisa masuk lima besar tidak lupa aku bersyukur kepada Allah SWT. Masuk kepas 12 ini adalah masa kritis aku harus bisa lebih baik lagi, karena ini gerbang untuk masuk ke perguruan tinggi. Aku masuk bimbel untuk bisa menambah pengetahuanku dan menguasai pelajaran, dengan perjuangan ini aku masuk 3 besar Alhamdulillah Ya Allah aku sangat bersyukur kepadamu. Bersambung .....
Introduction: Embarking on a journey to Chiang Mai, Thailand, promises a magical and unforgettable experience. As the cultural heart of Northern Thailand, Chiang Mai offers an intoxicating blend of old-world charm, natural beauty, and modern comforts. To help you make the most of your visit, we've compiled a list of top tips and tricks for a smooth, enjoyable, and memorable adventure in Chiang Mai. Best time to visit: Chiang Mai experiences a tropical climate with three distinct seasons – hot, rainy, and cool. The best time to visit is during the cool season, which runs from November to February, when temperatures are more comfortable and the weather is generally dry. Transportation: Chiang Mai is well-connected by air, bus, and train, making it easy to reach. The city boasts an extensive network of local transportation options, including songthaews (red trucks), tuk-tuks, and taxis. For greater convenience and flexibility, consider renting a motorbike or bicycle to explore at yo...
Comments
Post a Comment
Hello